Pesona Baju Adat Toraja, Dikenakan Kepsek SDN 234 Kore-Korea di perayaan HUT Luwu Timur ke-23

oleh

Luwu Timur – Perayaan Hari Ulang Tahun Luwu Timur ke 23 di Lapangan Pendidikan sangat meriah dan di hadiri kepala sekolah SD , SMP se Luwu Timur

Dalam perayaan HUT Kepala Sekolah SDN 234 Kore-Korea Uci sarpati yang tampil anggun mengenakan baju adat Toraja lengkap dengan aksesorisnya.

Ketika ditanya alasannya memilih baju adat Toraja, sang kepsek tersenyum dan menjawab singkat: “Budaya itu identitas. Kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi? Hari jadi daerah ini momen paling pas untuk menunjukkan kebhinekaan Luwu Timur.”ujarnya

Uci sarpati, Luwu Timur memang rumah bagi banyak suku dan budaya. Toraja, Bugis, Luwu, hingga pendatang lain hidup berdampingan. Memakai baju adat Toraja di acara resmi daerah adalah bentuk penghormatan sekaligus ajakan agar anak didik cinta budaya sendiri. Senin 8 / 06 / 2026

“Anak-anak SDN 234 Kore-Korea saya ajarkan, pahlawan daerah kita bukan cuma yang angkat senjata. Guru yang melestarikan budaya juga pahlawan. Makanya hari ini saya ingin kasih contoh langsung,” ujarnya.

Kehadiran kepsek SDN 234 Kore-Korea dengan balutan Toraja jadi simbol bahwa Luwu Timur kuat karena keberagamannya. Di usia yang ke-23, daerah ini terus belajar: membangun tanpa melupakan akar.

“Selamat HUT ke-23 Luwu Timur. Semoga anak-anak kita tumbuh jadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bangga jadi orang Luwu Timur,” tutup sang kepsek sebelum kembali bergabung dengan barisan guru-guru lainnya.

Momen sederhana itu jadi pengingat: membangun daerah tidak melulu soal proyek besar. Kadang, cukup dengan menjaga budaya dan memberi teladan, kita sudah ikut mengukir sejarah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *