Luwu Timur – Harapan untuk kembali menemukan keluarga yang telah lama kehilangan kontak terus diupayakan oleh keluarga Ena Rohimah di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur. Jumat 4/9/2026
Setelah sekitar 26 tahun tidak mendapatkan kabar, keluarga kini mencoba kembali menelusuri keberadaan kerabat yang dahulu pernah tinggal di sekitar Pasar Kosambi, Kampung Cawang.
Upaya pencarian tersebut dilakukan setelah keluarga menemukan kembali beberapa foto lama pernikahan Ena Rohimah dan Suparno. Foto-foto itu sebelumnya tidak diketahui keberadaannya karena sudah tersimpan lama di salah satu anggota keluarga.
Penemuan foto tersebut menjadi momen yang membangkitkan harapan. Pasalnya, di dalam foto terdapat sejumlah anggota keluarga yang selama ini ingin diketahui kabarnya.
Mereka adalah Narsem, ibu dari Ena Rohimah, dan Sakrip, ayahnya. Dalam foto yang sama juga terdapat Dedi, kakak Ena Rohimah, bersama istrinya Tati. Dedi pada masa itu dikenal sebagai salah satu pemain orkes.
Namun, perjalanan pencarian keluarga tidak mudah. Salah satu informasi penting yang dahulu dimiliki keluarga berupa catatan alamat di selembar kertas kini sudah tidak ada.
Menurut penuturan keluarga, catatan tersebut kemungkinan ikut terbuang ketika rumah sedang diperbaiki. Saat keluarga melakukan aktivitas membakar sampah, kertas yang berisi alamat tersebut diduga ikut terbakar.
Sejak saat itu, keluarga tidak lagi memiliki alamat lengkap yang dapat digunakan sebagai petunjuk untuk mencari keberadaan kerabat.
Ingatan mengenai lokasi pun kini tidak sepenuhnya jelas. Keluarga mengingat tempat tersebut berada di sekitar Pasar Kosambi dan Kampung Cawang. Sang ibu mengingatnya sebagai wilayah Jakarta Barat.
Namun, saat keluarga mencoba mencari melalui Google Maps, muncul pula informasi yang mengarah ke Jakarta Timur. Sementara penelusuran mengenai Pasar Kosambi juga menemukan lokasi di Bandung, Jawa Barat.
Perbedaan informasi tersebut membuat keluarga belum dapat memastikan secara tepat lokasi yang dimaksud. Terlebih, semua informasi tersebut berasal dari kenangan sekitar tahun 2000-an.
Meski demikian, keluarga tidak ingin menyerah. Mereka berharap informasi melalui media dan media sosial dapat menjangkau orang-orang yang mungkin pernah mengenal keluarga tersebut.
“Kami berharap ada yang mengenali mereka dari foto atau nama. Kalau ada keluarga yang melihat dan memang merasa mengenal, kami sangat bersyukur kalau bisa mendapatkan kontaknya. Untuk sementara bisa berkomunikasi dulu. Kalau nanti ada rezeki, kami ingin datang langsung untuk bertemu,” ungkap keluarga.
Bagi keluarga, mendapatkan nomor telepon atau kabar mengenai keberadaan kerabat sudah menjadi langkah besar. Sebab, tanpa alamat yang pasti, mencari keluarga di wilayah perkotaan seperti Jakarta maupun Bandung tentu tidak mudah.
Adapun nama-nama yang sedang dicari adalah:
Narsem – ibu dari Ena Rohimah
Sakrip – ayah dari Ena Rohimah
Dedi – kakak Ena Rohimah, dahulu pemain orkes
Tati – istri Dedi
Sementara pasangan dalam foto pernikahan adalah Ena Rohimah dan Suparno.
Keluarga saat ini berdomisili di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan keluarga tersebut dapat menghubungi:
📱 0852 1779 7307
📱 0822 9926 0236
Keluarga juga mengharapkan bantuan masyarakat untuk membagikan informasi ini kepada warga yang berada di Bandung, Jakarta Barat, Jakarta Timur, maupun daerah lainnya yang mungkin mengetahui keberadaan keluarga tersebut.
Pencarian ini bukan semata-mata tentang menemukan alamat lama, tetapi tentang membuka kembali pintu silaturahmi yang telah lama tertutup.
Catatan alamat boleh saja hilang, waktu boleh terus berjalan, tetapi harapan untuk menemukan keluarga dan kembali bersilaturahmi tetap ada. Semoga foto lama ini menjadi awal datangnya kabar baik dan mempertemukan kembali keluarga yang telah lama terpisah.
