Luwu Timur – Seorang wartawan media online Luwurayapos.com, Musdiana, mengaku mengalami tindakan intimidasi dari seorang pria yang mengaku sebagai bagian dari pengadaan barang di SPBU Pancakarsa, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Minggu (27/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi setelah Luwurayapos.com menerbitkan pemberitaan mengenai pelayanan dan ketertiban antrean BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Pancakarsa.
Musdiana mengatakan, pria tersebut merasa keberatan dengan pemberitaan yang dimuat dan menyampaikan protes secara emosional. Bahkan, menurut keterangannya, Musdiana diteriaki di tempat umum dengan nada tinggi.
Dalam peristiwa tersebut, pria tersebut juga disebut menyampaikan pernyataan yang mengaitkan pemberitaan wartawan dengan kenaikan harga BBM dan berkurangnya kuota BBM.
Pernyataan tersebut membuat Musdiana merasa tertekan saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
“Saya sangat sedih ketika dikatakan harga BBM naik dan kuota berkurang karena wartawan. Saya hadir di lapangan bukan untuk merugikan masyarakat, tetapi untuk menjalankan tugas jurnalistik dan menyampaikan apa yang ditemukan di lapangan,” ujar Musdiana.
Ia menegaskan bahwa pemberitaan terkait pelayanan BBM bersubsidi dibuat berdasarkan hasil pemantauan di lokasi dan keluhan masyarakat yang ditemui selama proses peliputan.
Menurutnya, apabila ada pihak yang merasa keberatan terhadap suatu pemberitaan, tersedia ruang untuk memberikan klarifikasi maupun hak jawab sesuai mekanisme jurnalistik.
“Saya menghargai setiap pihak yang ingin memberikan klarifikasi. Tetapi jangan sampai wartawan diteriaki atau ditekan ketika menjalankan tugas. Kritik terhadap pemberitaan dapat disampaikan melalui hak jawab dan klarifikasi,” jelasnya
Musdiana juga menegaskan bahwa pemberitaan mengenai BBM bersubsidi merupakan bagian dari informasi yang menyangkut kepentingan masyarakat, khususnya terkait pelayanan, antrean, dan penerapan aturan di lapangan.
Semoga kejadian tersebut tidak kembali terjadi terhadap wartawan lain yang sedang menjalankan tugas peliputan.
Liputan, Munar/ Indah
