Warga Atue Tegur Pengeboran PT. PUL, Diduga Berizin Kades Tanpa Sosialisasi

oleh
Oplus_131072

Luwu Timur— Sejumlah warga Desa Atue, Malili, Jumat (11/9/2026), menegur aktivitas pengeboran yang dilakukan PT. Prima Utama Lestari (PUL) di wilayah desa tersebut.

Warga mempertanyakan belum adanya sosialisasi kepada masyarakat terkait kegiatan pengeboran, termasuk potensi dampak sosial dan lingkungan.

Salah seorang warga, Iksan, mengatakan aktivitas pengeboran PT. PUL menggunakan dua unit excavator dan enam alat bor modern.

“Kami tadi tegur kegiatan pengeboran PT PUL karena tidak ada sosialisasi. Kami sudah minta kepada manajemen PT PUL untuk mengeluarkan alatnya dari lokasi sebelum terjadi sesuatu di lapangan,” ujar Iksan.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada penjelasan kepada masyarakat mengenai rencana kegiatan yang akan dilakukan di Desa Atue, terutama terkait dampak sosial dan lingkungan.

“Perlu diketahui bahwa salah satu penghasil air bersih di Luwu Timur ada di wilayah ini. Kalau kegiatan dibiarkan tanpa sosialisasi, dampaknya bisa saja nantinya air bersih kita tercemar,” lanjutnya.

Selain persoalan sosialisasi, warga juga mempertanyakan dasar izin masuknya PT. PUL ke wilayah Desa Atue.

Meski tetap menyebut dugaannya belum dapat dipastikan, disinyalir, sebut Iksan, aktivitas perusahaan masuk atas izin kepala desa tanpa persetujuan masyarakat.

“Kami menduga PT. PUL masuk atas izin kades tanpa persetujuan masyarakat. Namun, kami hanya bisa menduga karena kades juga saat ini berada di Makassar. Pihak PT. PUL juga tidak mau menjelaskan siapa yang memberikan mereka izin,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah desa dan pihak perusahaan memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar izin kegiatan pengeboran, rencana kegiatan, serta potensi dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi dari pihak PT. PUL terkait aktivitas pengeboran maupun tanggapan atas keberatan warga Desa Atue.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *