Luwu Timur — Sebanyak kurang lebih 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Luwu Timur mengikuti kegiatan study wawasan di Yogyakarta selama empat hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan setelah para Paskibraka menyelesaikan tugasnya dengan baik. Senin 28/9/2026
Dalam kegiatan tersebut, para peserta didampingi oleh jajaran Kesbangpol Kabupaten Luwu Timur, di antaranya Darmawanti, S.H., Helena, S.Sos., I Dewa Putu Alit Swastika, S.Sos., M.Si., pelatih dari unsur TNI, serta tim medis Kabupaten Luwu Timur.
Selama berada di Yogyakarta, para Paskibraka mengunjungi sejumlah destinasi bersejarah, budaya, dan edukatif. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperluas wawasan sekaligus mengenal lebih dekat sejarah dan kebudayaan Indonesia.
Sejumlah lokasi yang menjadi tujuan study wawasan yakni Pinknik Land, Museum Dirgantara, Candi Borobudur, Museum Jenderal Sudirman, Benteng Vredeburg, Keraton Yogyakarta, dan Candi Prambanan.
Pendamping kegiatan, Darmawanti, S.H., mengatakan kegiatan study wawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada para Paskibraka setelah menjalankan tugas, tetapi juga memberikan pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengalaman para anggota Paskibraka, khususnya mengenai sejarah, perjuangan, budaya, serta nilai-nilai kebangsaan,” ujar Darmawanti.
Menurutnya, perjalanan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta semangat cinta tanah air.
Selama empat hari pelaksanaan, seluruh rangkaian study wawasan berlangsung dengan lancar dan sukses. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap agenda kunjungan yang telah dipersiapkan.
Selain memperoleh pengetahuan sejarah dan budaya, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan bagi para anggota Paskibraka Kabupaten Luwu Timur bersama para pendamping, pelatih, dan tim medis.
Melalui kegiatan tersebut, para Paskibraka diharapkan dapat membawa pulang pengalaman positif dari Yogyakarta dan menjadikannya sebagai bekal untuk terus berkontribusi secara positif di lingkungan sekolah, masyarakat, dan Kabupaten Luwu Timur.
Liputan, Munar
