LUWU TIMUR – Lomba Perahu Naga yang digelar di Anjungan Sungai Malili dalam rangka peringatan HUT ke-23 Kabupaten Luwu Timur resmi berakhir dengan menghadirkan persaingan yang sengit dan penuh semangat sportivitas. Selasa (2/06/2026).
Pada ajang bergengsi tersebut, tim PPS 27 yang mewakili Kecamatan Malili berhasil keluar sebagai juara pertama, sementara posisi juara kedua diraih oleh tim dari Kecamatan Burau, dan juara 3 bersama granat Patande dan Orion Malili.
Manajer PPS 27, Salwan, mengaku sejak awal optimistis timnya mampu meraih hasil terbaik. Menurutnya, para atlet yang tergabung dalam PPS 27 memiliki potensi besar dan pengalaman yang cukup dalam olahraga dayung.
“Saya memang sejak awal yakin tim kami bisa meraih kemenangan. Potensi para pendayung sangat meyakinkan karena mereka memiliki pengalaman dan kemampuan yang baik di cabang olahraga dayung,” ujar Salwan.
Meski berhasil menjadi juara, Salwan juga memberikan apresiasi kepada tim Kecamatan Burau yang dinilainya tampil luar biasa dan konsisten hingga akhir perlombaan.
“Saya juga sangat mengapresiasi tim dayung dari Kecamatan Burau. Mereka menunjukkan semangat juang yang tinggi dan mampu tampil konsisten sampai pertandingan berakhir,” tambahnya.
Lebih lanjut, Salwan menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang terus berkomitmen melestarikan budaya daerah melalui berbagai kegiatan olahraga tradisional, termasuk lomba perahu naga.
“Kami berterima kasih kepada panitia pelaksana dan khususnya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang begitu peduli terhadap budaya daerah. Lomba dayung seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menjaga dan melestarikan budaya yang telah menjadi bagian dari masyarakat Luwu Timur,” tutupnya.
Ajang Perahu Naga HUT ke-23 Luwu Timur tahun ini berlangsung meriah dengan dukungan masyarakat yang memadati lokasi perlombaan untuk memberikan semangat kepada tim-tim peserta yang bertanding. (*)
