Luwu Timur — Petambak di Desa Bahari, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, mulai mencoba pola budidaya semi organik untuk meningkatkan produktivitas tambak bandeng dan udang. Kamis 1/10/2026
Metode ini menjadi alternatif di tengah persoalan yang selama beberapa tahun terakhir dirasakan petambak, mulai dari hasil panen yang menurun hingga biaya produksi yang terus meningkat.
Salah satu petambak, Alipuddin, mengatakan hasil panen bandeng di tambaknya mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Tak hanya produksi yang menurun, penggunaan pupuk dan bahan kimia secara berlebihan juga dinilai membuat proses pemeliharaan menjadi lebih panjang.
“Kalau dulu sekitar enam bulan sudah bisa panen, sekarang bisa sampai delapan atau sembilan bulan. Modal yang dikeluarkan juga semakin besar,” kata Alipuddin.
Kondisi tersebut membuat Alipuddin mencoba menerapkan sistem semi organik dalam pengelolaan tambaknya.
Ia berharap metode tersebut bisa menekan biaya produksi sekaligus mempercepat pertumbuhan bandeng dan udang yang dibudidayakan.
Hasil awal penerapan sistem itu mulai terlihat. Baru sekitar 20 hari masa pemeliharaan, ikan bandeng yang ditebar telah menunjukkan pertumbuhan hingga berukuran kurang lebih sebesar ibu jari.
Sementara udang yang dibudidayakan di tambak tersebut telah mencapai ukuran sekitar 2–3 sentimeter.
Perkembangan itu menjadi angin segar bagi Alipuddin. Menurutnya, sistem semi organik cukup menjanjikan untuk dikembangkan sebagai salah satu pilihan bagi petambak di wilayah tersebut.
“Perkembangannya cukup bagus. Mudah-mudahan bisa terus tumbuh dan hasilnya lebih baik,” ujarnya.
Alipuddin berharap semakin banyak petambak dapat mencoba pola budidaya yang lebih efisien sehingga ketergantungan terhadap penggunaan pupuk dan bahan kimia dapat dikurangi.
Menurutnya, jika biaya pengelolaan dapat ditekan dan masa pemeliharaan lebih efisien, keuntungan yang diperoleh petambak juga berpeluang meningkat.
Pengembangan budidaya semi organik di Desa Bahari diharapkan tidak hanya menjadi solusi bagi persoalan produksi tambak, tetapi juga dapat mendorong keberlanjutan usaha bandeng dan udang di wilayah tersebut.
Dengan potensi tambak yang dimiliki, inovasi pola budidaya dinilai dapat menjadi salah satu jalan untuk memperkuat perekonomian masyarakat Desa Bahari yang menggantungkan penghasilan dari sektor perikanan tambak.
Liputan, Munar
