Luwu Timur– Pertandingan sepak bola antara Timampu melawan Tim Tokalimbu di Lapangan Sirio Rio, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Selasa 14 Juli 2026, berakhir ricuh. Laga yang awalnya berlangsung penuh semangat justru berubah menjadi keributan yang melibatkan pemain dan suporter.
Kericuhan terjadi saat pertandingan sudah berjalan beberapa waktu. Dari awal, kedua tim sudah menunjukkan tensi tinggi dan saling jual beli serangan. Namun emosi di lapangan memuncak hingga berujung pemukulan.
Berdasarkan rekaman video warga yang beredar, terlihat wasit menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah pemain dan suporter dari kedua kubu. Situasi di lapangan semakin tidak terkendali.
“Pertandingan sudah tidak bisa dikontrol. Arahan dari panitia juga tidak diindahkan oleh pemain maupun suporter,” ujar salah satu panitia di lokasi.
Untuk meredam keributan, wasit yang menjadi sasaran akhirnya diamankan ke luar lapangan oleh panitia dan pihak keamanan. Pertandingan pun terpaksa dihentikan sebelum selesai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari panitia pelaksana terkait sanksi dan kelanjutan pertandingan. Namun kejadian ini disayangkan banyak pihak karena mencoreng semangat sportivitas olahraga di Luwu Timur.
Warga berharap pihak keamanan dan panitia dapat menindaklanjuti kejadian ini agar kejadian serupa tidak terulang di turnamen-turnamen selanjutnya.
