Dari Lapangan Malili ke Panggung Nasional: Kisah Zhiezhie Juara 1 Atletik

oleh
Oplus_131072

Luwu Timur – Zhiezhie, siswa Kelas 8 SMPN 1 Malili. Sejak kelas 6 SD, ia sudah jatuh cinta dengan lintasan merah di lapangan sekolah. Baginya, atletik bukan sekadar lomba, tapi cara untuk membuktikan bahwa anak daerah juga bisa bersinar. Rabu 8 / 07 / 2026

Setiap pagi pukul 05.30, lapangan SMPN 1 Malili sudah ramai oleh langkah kakinya. Sendiri, ditemani peluit pelatih dan matahari yang baru terbit. Latihan fisik, teknik start, hingga mental bertanding ia jalani tanpa banyak mengeluh. “Kalau capek, ingat tujuan,” katanya sambil tersenyum.

Perjuangan itu mulai terlihat hasilnya di kejuaraan tingkat kabupaten. Zhiezhie menyapu bersih nomor lari 100 meter dan lompat jauh. Namanya mulai diperhitungkan. Tapi ia tahu, itu baru langkah pertama. Target sesungguhnya ada di tingkat provinsi.

Bulan lalu, Zhiezhie mewakili Kabupaten Luwu Timur di ajang O2SN tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Lawannya datang dari kota-kota besar dengan fasilitas lengkap. Tekanan ada, tapi Zhiezhie mengubahnya jadi tenaga. Dengan catatan waktu terbaik dan lompatan terjauh, ia keluar sebagai Juara 1 Atletik dan mengunci satu tempat di kejuaraan Tingkat Nasional.

Kabar kemenangan itu disambut tangis haru di rumah dan tepuk tangan meriah di sekolah. Guru, teman, hingga warga Malili ikut bangga. Medali emas yang ia gantungkan bukan hanya miliknya, tapi milik seluruh masyarakat yang selama ini mendukung dari jauh.

Kepala SMPN 1 Malili, Agustati, menyebut prestasi ini sebagai bukti bahwa semangat tidak mengenal tempat. “Kami percaya, dengan kerja keras dan doa, anak-anak Malili bisa bersaing di mana saja. Zhiezhie adalah contoh nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bermimpi besar,” ungkapnya.

Bagi Zhiezhie, garis finish di provinsi bukan akhir. Itu awal dari mimpi yang lebih besar. Kini ia fokus latihan lagi. Targetnya jelas: mengharumkan nama Luwu Timur dan Sulawesi Selatan di panggung nasional. “Saya mau buktikan, anak Malili juga bisa berdiri di podium tertinggi,” ujarnya mantap.

Kini, nama Zhiezhie tidak hanya membawa kebanggaan untuk sekolah, tapi juga untuk seluruh Malili. Perjalanan ke nasional sudah di depan mata. Doa dan dukungan terus mengalir untuknya. Karena dari lapangan kecil di Malili, lahir seorang atlet yang siap berlari menuju mimpi yang lebih besar.

Di balik keberhasilan Zhiezhie ada pelatih hebat yang setia menemani dari nol, hingga kini menjadi juara Nasional tak lain adalah pak Bahar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *