GPR Soroti Sarana Pendidikan dan Infrastruktur Sekolah di Luwu Timur

oleh

LUWU TIMUR – Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) DPRD Luwu Timur meminta perhatian lebih terhadap sarana dan prasarana pendidikan, termasuk kondisi bangunan sekolah dan mobiler.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi GPR, Rusdi Layong, saat membacakan pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD, Senin (14/9/2026).

Rusdi mengatakan pendidikan merupakan salah satu bidang prioritas dalam pembangunan daerah sehingga dukungan terhadap sarana dan prasarana pendidikan perlu menjadi perhatian pemerintah.

Fraksi GPR mengapresiasi jawaban Bupati Luwu Timur yang tetap memfokuskan sasaran pelayanan pembangunan pada sejumlah bidang kebutuhan masyarakat, di antaranya pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, pertanian serta sarana dan prasarana atau infrastruktur.

Namun, Fraksi GPR mengingatkan masih terdapat kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang memerlukan perhatian serta penanganan lebih lanjut.

“Kami juga perlu mengingatkan kembali terkait sarana dan prasarana pendidikan serta infrastruktur bangunan sekolah dan mobiler, yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut serta cepat,” ujar Rusdi.

Menurut Fraksi GPR, perhatian terhadap infrastruktur pendidikan merupakan bagian penting dalam memastikan pelayanan publik dapat berjalan dengan baik.

Selain sektor pendidikan, Fraksi GPR juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur secara umum sebagai salah satu pendukung kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pendapat akhirnya, Fraksi GPR menyatakan dapat melanjutkan tahapan penetapan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Fraksi GPR berharap pelaksanaan anggaran dapat diarahkan pada program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Luwu Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *