Luwu Timur — Anak-anak Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Palopo menggelar seminar bertema “Before I Do: Siap Menikah atau Sekadar Ingin Menikah?” yang berlangsung di Baruga Community Center (BCC), Desa Baruga, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Baruga, Sekretaris Desa Baruga, Ketua Karang Taruna Desa Baruga, Ketua BPD Desa Baruga, serta sejumlah undangan lainnya. Selasa 22/9/2026
Seminar ini menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai instansi yang memiliki kompetensi di bidang agama, hukum, pencatatan pernikahan, dan kesehatan.
Adapun pemateri yang hadir, yakni H. Muh. Yunus, S.Ag., M.H. dari Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Arif Wahyu Kurniawan, S.H. selaku Hakim Pratama Muda Luwu Timur, Ahmad Supandi Patampari, S.Sy., M.H. sebagai perwakilan KUA Luwu Timur, serta Hasna Muhasa, S.Kep., Ns., M.K.M. dari Puskesmas Malili.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, para peserta juga melibatkan pelajar dari sejumlah sekolah. Masing-masing sekolah mengirimkan 10 siswa dan satu guru pendamping, yakni MAN Luwu Timur, SMK Negeri 1 Luwu Timur, SMAN 12 Luwu Timur, dan SMAN 1 Luwu Timur.
Seminar ini menjadi ruang edukasi bagi para remaja untuk memahami bahwa pernikahan bukan sekadar persoalan keinginan, tetapi membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek, termasuk kesiapan agama, mental, hukum, kesehatan, serta tanggung jawab dalam membangun rumah tangga.
Ketua Karang Taruna Desa Baruga, Okeng, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang digagas mahasiswa KKN UIN Palopo tersebut.
“Kami sangat bangga kepada adik-adik KKN UIN Palopo yang bisa mengadakan kegiatan seperti ini. Semoga ke depan pemerintah juga dapat mengadakan kegiatan serupa secara rutin atau tahunan, karena kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi generasi muda,” ujar Okeng.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Direktur BUMDes Desa Baruga, Andi Aswan, yang selama ini turut merawat dan menjaga fasilitas BCC sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Andi Aswan selaku Direktur BUMDes Desa Baruga. Selama ini beliau merawat bangunan BCC hingga akhirnya bisa digunakan masyarakat luas untuk berbagai kegiatan dan pertemuan. Tentu semua ini juga tidak lepas dari dukungan pemerintah dan masyarakat Desa Baruga,” tambahnya.
Sementara itu, mahasiswa KKN UIN Palopo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama pelaksanaan seminar masih terdapat kekurangan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada generasi muda agar lebih matang dalam mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan untuk menikah, sekaligus menjadi langkah preventif dalam memberikan edukasi mengenai dampak pernikahan usia dini.
Liputan, / Munar
