Irwan Bachri Syam Klaim Penertiban Dilakukan Humanis, Larang Penggunaan Alat Berat

oleh

LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengatakan dirinya telah memerintahkan seluruh tim agar pelaksanaan penertiban aset Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dilakukan secara humanis.

Hal tersebut disampaikan Irwan saat memimpin konferensi pers di Kopitiam, Jalan Hertasning, Makassar, Jumat (7/8/2026).

Irwan mengatakan, sebelum pelaksanaan penertiban, dirinya telah memberikan arahan kepada seluruh tim agar kegiatan berjalan dengan sangat humanis.

Personel Satpol PP yang turun ke lokasi didampingi unsur TNI dan Polri. Namun, Irwan mengaku secara khusus melarang penggunaan alat berat dalam proses penertiban.

“Saya berpesan jangan pernah menggunakan alat berat. Saya memerintahkan untuk menyiapkan palu, linggis, sarung tangan, dan peralatan sederhana lainnya saja,” kata Irwan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyiapkan sedikitnya 50 personel perempuan dari Satpol PP untuk berada di barisan terdepan.

Menurut Irwan, penempatan personel perempuan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan potensi situasi di lapangan.

“Saya memastikan petugas perempuan berada di depan agar dapat berinteraksi dengan warga secara lebih layak dan mengurangi potensi ketegangan,” ujarnya.

Irwan mengatakan seluruh proses penertiban berjalan secara humanis.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat petugas yang diperlakukan tidak wajar dalam proses tersebut.

“Kami menyadari bahwa narasi yang dikemukakan nantinya cenderung mengangkat hal-hal negatif, dan kami siap menerima konsekuensi itu,” katanya.

Irwan menegaskan bahwa dirinya telah mempertimbangkan berbagai risiko sebelum mengambil keputusan penertiban.

Sebagai kepala daerah, ia mengatakan tidak akan mengambil langkah tersebut jika hanya mempertimbangkan keamanan dirinya maupun jabatannya.

“Saya sudah mempertimbangkan segala risikonya,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *