Luwu Timur — Camat Tomoni Timur, Yulius, menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparatur pemerintah desa di wilayahnya agar menjadi teladan bagi masyarakat dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satunya dengan memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul, serta dekorasi bernuansa kemerdekaan lebih dahulu, baik di kantor maupun di rumah masing-masing. Sabtu 1 / 08 / 2026
Imbauan tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan Sabtu Sehat Juara di lapangan Desa Cendana Hitam,Sabtu (01/08) , sebagai tindak lanjut ajakan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Tomoni Timur untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memasang umbul-umbul dan dekorasi bertema kemerdekaan di lingkungan kantor, rumah, maupun tempat usaha sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita sebagai ASN dan aparatur pemerintah desa harus menjadi yang pertama memasang Bendera Merah Putih dan umbul-umbul, baik di kantor maupun di rumah masing-masing. Dengan begitu masyarakat bisa melihat contoh yang baik, kemudian mereka terdorong melakukan hal yang sama tanpa harus diperintah oleh kepala desa,” tegas Yulius.
Menurutnya, keteladanan aparatur pemerintah merupakan kunci untuk membangun partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Ia berharap semangat nasionalisme tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga tercermin dari keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Sehari sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur telah menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh unit kerja, pemerintah desa, serta para pelaku usaha agar memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul, maupun spanduk dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Pemerintah kecamatan juga menginformasikan bahwa berbagai atribut peringatan kemerdekaan telah tersedia di sejumlah percetakan lokal dan siap dicetak oleh masyarakat maupun instansi yang membutuhkan.
Tidak hanya mengajak menyemarakkan peringatan kemerdekaan, Yulius juga meminta seluruh ASN membudayakan aksi bersih lingkungan kantor setiap hari.
Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata merupakan bagian dari pelayanan publik yang berkualitas sekaligus menjadi cerminan kedisiplinan aparatur pemerintah. Melalui gerakan tersebut, ia berharap semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan dengan pemasangan atribut, tetapi juga melalui budaya menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat yang datang memperoleh pelayanan
