LUWU TIMUR – Menyikapi kondisi udara yang kurang bersahabat akibat kabut asap, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si., mengimbau seluruh guru dan siswa untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan, khususnya anak-anak usia sekolah, dari paparan partikel berbahaya di udara yang berpotensi mengganggu kesehatan dan sistem pernapasan. Kamis 15/10/2026
Raoda menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi udara yang tidak menentu. Penggunaan masker saat berada di luar ruangan menjadi salah satu upaya perlindungan diri guna mengurangi paparan partikel asap yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Selain menggunakan masker, para guru dan siswa juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah maupun di luar ruangan sekolah apabila tidak mendesak. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan paparan kabut asap, terutama bagi anak-anak yang rentan mengalami gangguan pernapasan.
Tidak hanya itu, warga sekolah juga diingatkan agar senantiasa menjaga kebersihan diri, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengonsumsi makanan bergizi guna membantu menjaga kondisi tubuh tetap sehat.
Kondisi udara akibat kabut asap memerlukan perhatian bersama, terutama dari lingkungan pendidikan. Guru, siswa, orang tua, dan pihak sekolah diharapkan dapat bekerja sama menerapkan langkah-langkah pencegahan agar kegiatan belajar mengajar tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan.
Kewaspadaan terhadap kualitas udara juga perlu ditingkatkan. Apabila kondisi kabut asap semakin pekat atau menimbulkan keluhan kesehatan, masyarakat diharapkan segera mencari tempat dengan udara yang lebih bersih dan mendapatkan pemeriksaan medis apabila diperlukan.
Melalui imbauan ini, Disdikbud Luwu Timur berharap seluruh guru dan siswa dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama kondisi udara belum kembali normal.
Liputan, Munar
