LUWU TIMUR – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Luwu Timur mendorong agar Pabrik Gabah BUMDesma Lumbung Dewi Sri Juara di Kecamatan Mangkutana mampu memberikan kepastian pasar bagi hasil panen petani.
Juru bicara Fraksi PAN, Nurchalis Azis, menyampaikan hal tersebut dalam pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda tentang Strategi Perlindungan dan Pemberdayaan Petani pada rapat paripurna, Senin (12/10/2026).
Menurut PAN, pembangunan pabrik gabah melalui Program PANDU JUARA memiliki potensi meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Kehadiran fasilitas yang melibatkan delapan desa itu diharapkan dapat memperkuat posisi petani dalam rantai pemasaran gabah.
Untuk mewujudkan manfaat tersebut, PAN meminta pemerintah daerah menyiapkan mekanisme penyerapan gabah dengan harga yang wajar, transparan, dan menguntungkan petani.
Fraksi PAN juga mendorong penguatan kemitraan dengan Perum Bulog, koperasi, serta pelaku usaha lainnya agar hasil produksi petani dapat terserap dan dipasarkan secara berkelanjutan.
Selain mekanisme pemasaran, PAN menekankan pentingnya pengelolaan BUMDesma secara profesional dan akuntabel agar kegiatan usaha dapat berjalan dalam jangka panjang.
Fraksi PAN berharap pabrik gabah benar-benar membantu petani, termasuk petani kecil dan penggarap, memperoleh akses pasar yang lebih baik. Dengan begitu, fasilitas tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak sekaligus memperkuat perekonomian desa. (*)
