LUWU TIMUR – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan Danau Towuti kembali diwujudkan melalui kegiatan PADAT (Pelestarian Alam Danau Towuti) yang digelar di Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Minggu (17/05/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar SMP dan SMA, Sispala (Siswa Pecinta Alam), Pramuka, Pemuda Pancasila, organisasi pecinta alam pemuda Towuti, hingga masyarakat sekitar Desa Timampu.
Kehadiran berbagai elemen ini menjadi bukti tingginya kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan ekosistem Danau Towuti sebagai salah satu aset alam penting di Kabupaten Luwu Timur.
Kegiatan PADAT dibuka langsung oleh Kepala Desa Timampu, Syamsul Rusdang. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian Danau Towuti yang memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sumber kehidupan warga sekitar.
Menurut Syamsul, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aksi pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar memiliki kesadaran serta kepedulian terhadap alam sejak dini.
“Pelestarian lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh rasa peduli dan rasa memiliki terhadap Danau Towuti, khususnya di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Selain menjadi ajang edukasi lingkungan, kegiatan PADAT juga memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, organisasi kepemudaan, dan pihak perusahaan dalam menjaga keberlanjutan kawasan Danau Towuti.
Panitia pelaksana bersama Pemerintah Desa Timampu turut menyampaikan apresiasi kepada PT Vale Indonesia Tbk atas dukungan dan support yang diberikan selama kegiatan berlangsung, termasuk kontribusi perusahaan dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kelestarian Danau Towuti dapat tetap terjaga untuk generasi mendatang sekaligus mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan di wilayah Towuti. (*)
