LUWU TIMUR – Ketua Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) Kabupaten Luwu Timur, Hamka Bob, mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya aktivitas pertambangan yang selama ini beroperasi di wilayah tersebut dan menggunakan akses jalan provinsi. Menurut Hamka, kondisi jalan menjadi rawan terutama saat hujan turun.
“Selama perusahaan itu beroperasi, ketika hujan air sering meluap hingga ke badan jalan. Ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa ancaman tidak hanya dirasakan oleh pengguna jalan, tetapi juga warga yang tinggal di sekitar area tambang. Pasalnya, lokasi tambang disebut berada di tengah kawasan permukiman.
“Bukan hanya pengguna jalan yang terancam, tapi juga masyarakat sekitar. Lokasi tambang berada di tengah kota, ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah,” tambahnya.
Hamka Bob meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas dengan melakukan kajian ulang terhadap kelayakan operasional perusahaan tersebut. Ia menilai potensi risiko yang ditimbulkan cukup besar jika tidak ditangani sejak dini.
“Kita sudah banyak melihat kejadian di berbagai daerah akibat aktivitas penambangan. Jangan sampai kita menunggu terjadi dulu baru menyesal,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan terkait, yakni PT PUL, belum memberikan tanggapan resmi atas kondisi yang dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan. (*)
